J1 vs Urawa Reds: Ulasan Pertandingan

Ini merupakan pertandingan tandang pertama bagi Cerezo Osaka di musim ini yang baru kembali ke J1 setelah 3 tahun lamanya. Mereka bermain melawan Urawa Red Diamonds alias Urawa Red’s di rumah mereka. Pertandingan berlangsung di tengah panasnya teriakan dari 43.826.000 pendukung, termasuk manajer tim nasional Jepang, Vahid Halihodzic.

Melawan Urawa yang dikenal sebagai tim terbaik di liga, pemain Cerezo memberikan komentarnya sebelum pertandingan, “jika kami hanya mencoba mencuri bola tanpa adanya rencana, mereka akan dengan mudah menghindar,” Cerezo tidak mengatur tekanannya hingga ke depan, mempertahankan tiga garis 4-4-2 tetap rapat dan menciptakan halauan, serta mencoba memberikan bola ke depan setelah mereka mencurinya. Mereka memulai dengan baik di awal meski tidak menguasai banyak bola seperti Urawa. Namun, karena Cerezo tidak mencoba menekan di awal, Urawa mampu menguasai bola dengan mudah. Di menit 22, Endo melepaskan bola ke depan yang melampaui Shinzo Koroki, lalu Muto berhasil menguasai bola, memutar badannya dan melepaskan tembakan yang masuk ke gawang untuk membawa Urawa Unggul.

Setelah kebobolan, Cerezo menjadi selalu bertahan. Bahkan saat mereka mampu menguasai bola, bola tersebut berhasil dicuri balik setelahnya melalui tekanan balik Urawa. Di menit 37, Yusuke Maruhashi kehilangan bola karena gangguan Muto di sisi kiri lapangan. Rafael da Silva menerima operan dari Muto dan melepaskan tembakan yang mampu dihalau oleh Tanno, namun Koroki berhasil memanfaatkan bola rebound untuk mencetak gol kedua Urawa.

Urawa Reds mendominasi babak pertama dengan kecepatan operan, tekanan kuat, dan permainan bagus yang berlanjut di babak kedua. Di menit 52, operan Hotaru Yamaguchi berhasil direbut oleh Takuya Aoki. Sang pemain kemudian menggiring bola dan melepaskan umpan terobosan ke Rafael Silva yang mencetak gol ketiga Reds dalam situasi 1 lawan 1 dengan kiper Cerezo.

Akan tetapi, Cerezo belum menyerah. Di menit 59, Souza memberikan operan ke kotak penalti lewat tendangan sudutnya dan tandukan Matej Jonjic berhasil membawa satu gol kembali bagi Cerezo. Gol pertama bagi tim membuat para suporter tandang semakin meriah, lalu manajer Yoon memasukkan Kazuya Yamamura di menit 73. Yamamura diduetkan dengan Sugimoto di depan dan Yoichiro digeser ke sisi kiri. Sejak pergantian ini, Cerezo mulai memberikan tekanan kepada Urawa Reds. Di menit 80, Yamamura nyaris mencetak gol dari umpan silang Kakitani, dan di menit 87, Kakitani melepaskan tembakan voli yang gagal mengenai sasaran. Sayangnya, mereka tidak mampu mencetak gol kedua, tapi permainan mereka di akhir laga menunjukkan kemungkinan positif untuk masa depan.

Setelah laga, manajer Yoon mengatakan kepada pemain "tidak ada hal yang berjalan dengan baik dalam pertahanan dan serangan." Namun jika mempertimbangkan durasi persiapan tim, hasil ini nampaknya sudah diprediksi. Tergantung kepada mereka jika mereka dapat belajar dari laga ini dan berkembang dalam laga selanjutnya, dan itulah yang akan menentukan takdir Cerezo di musim ini.

Teams