J1 vs Hokkaido Consadole Sapporo: Ulasan Pertandingan

Cerezo Osaka bertandang ke Sapporo Dome, kandang Hokkaido Consadole Sappor, dengan harapan meraih kemenangan pertama mereka di musim ini. Mereka membuat beberapa perubahan di starting lineup dari laga sebelumnya. Kazuya Yamamura dan Hiroshi Kiyotake menggantikan Mitsuru Maruoka dan Kunimitsu Sekiguchi di lini kedua.

Meski pemain Consadole, Ken Tokura, memiliki kesempatan mencetak gol pertama di menit kedua, Cerezo mulai menguasai bola. Di menit 13, Souza mengeksekusi tendangan bebas ke arah Matej Jonjic yang kemudian mencetak gol pembuka dari tandukannya. Gol ini merupakan gol kedua Jonjic secara beruntun dari laga sebelumnya. “Umpan silang dari Souza merupakan bola fantastis. Operannya sangat baik dan satu-satunya yang harus saya lakukan adalah memberikan sentuhan tambahan,” kata Jonjic dengan merendah. Sang pemain juga memberikan segalanya di lini bertahan, ia terus menghalau serangan yang berfokus pada umpan silang dari Sapporo dengan Tatsuya Yamashita di tengah lapangan. Di menit 44, Yusuke Maruhashi membuat pergerakan dan melepaskan umpan silang ke Kiyotake yang menanduk bola ke tiang jauh, namun sayang bola tersebut diselamatkan oleh mantan kiper Cerezo, Gu Sung-yun.

Di babak kedua, Sapporo memiliki kesempatan pertama mereka lewat Akito Fukumori yang melepaskan tendangan bebas ke tengah gawang. Pada menit 63, manajer Sapporo Shuhei Yomoda membuat dua pergantian, lalu menggunakan pergantian terakhirnya di menit 67 untuk mengubah strategi menjadi menyerang. Ken Tokura akhirnya berhasil menyamakan kedudukan bagi tuan rumah lewat tandukannya yang memanfaatkan umpan silang Yoshihiro Uchimura di menit 73. Setelah gol tersebut, Sapporo terus menyerang dan dibantu oleh dukungan para pendukungnya, namun Cerezo berhasil mengamankan gawangnya dari kebobolan.

Di menit 79, Shohei Kiyohara masuk menggantikan Yamamura dan bertukar posisi dengan Kiyotake di tengah. Sesaat setelahnya, Kiyotake memiliki peluang besar dengan tembakan volinya, namun sayang bola melampaui mistar gawang. Pada menit-menit akhir babak kedua, kedua tim terus menyerang untuk meraih tiga poin, tapi keduanya tidak mampu mencetak gol dan laga berakhir imbang 1-1.

Setelah laga, Hiroshi Kiyotake mengatakan “Sayang laga ini hanya berakhir imbang dan saya merasa bertanggung jawab. Saya memiliki tiga kesempatan namun gagal semuanya. Saya merasa bersalah karena itu. Pertahanan tim bekerja dengan sangat keras, jadi lini serang seharusnya bisa mencetak gol." Meski ia bertanggung jawab karena membuat Cerezo gagal menang, dalam laga yang dimulai dengan Kiyotake sebagai starting lineup, jelas “membuat struktur serangan dan meningkatkan variasi serta pola menyerang,” kata Yamaguchi. Mereka mengakhiri laga dengan satu poin dari sebelumnya tiga yang ditargetkan, jadi tidak ada senyuman di antara manajer dan para pemain. Akan tetapi, pertahanan tim bisa bertahan dari serangan bertubi-tubi Sapporo, dan lini depan dengan Yamamura dan Kiyotake terlihat menjanjikan. Cerezo berjalan ke depan langkah demi langkah dan menargetkan kemenangan pertama mereka di musim ini pada laga kandang berikutnya melawan Sagan Tosu.

Teams