J1 vs Yokohama F. Marinos: Ulasan Pertandingan

“Yoon Cerezo” – sukses mengeksekusi strategi serangan dan pertahanan. Menang berkat gol Kimoto dan Kakitani!

Cerezo Osaka menghadapi putaran kelima liga di kandang melawan Yokohama F. Marinos pada 1 April, setelah meraih dua kemenangan beruntun. Dalam formasi inti, mereka memainkan Hotaru Yamaguchi yang baru saja tampil dalam dua laga internasional terakhir Jepang dan Kiper Kim Jin-Hyeon yang baru kembali dari cedera satu bulan sejak laga pembuka melawan Jubilo Iwata. Namun pemain tim nasional Jepang lainnya, Hiroshi Kiyotake, tidak dapat tampil karena cedera, serta Tatsuya Yamashita yang juga cedera pada laga sebelumnya melawan Sagan Tosu, jadi Kunimitsu Sekiguchi tampil di lini tengah dan Yasuki Kimoto menjalani debutnya pada posisi bek tengah sebagai starter di J1.

Pasukan ‘Sakura’ mengambil inisiatif serangan dari babak pertama melalui upaya dari Kunimitsu Sekiguchi dan pemain sayap seperti Yoichiro Kakitani, Riku Matsuda, dan Yusuke Maruhashi. Terutama kedua bek sayap, Matsuda dan Maruhashi sukses menutup potensi serangan pemain kunci lawan, Saito dan Martinus, dan menunjukkan penampilan yang memuaskan sang manajer dengan pertahanan solid.

Meski tidak ada gol di babak pertama, Cerezo Osaka memainkan “laga khas Yoon” yang memiliki ciri bekerja keras, menekan keras, dan sepak bola agresif dalam serangan maupun pertahanan.

Di awal babak kedua, ada ancaman dari bola mati Yokohama F. Marinos, namun berkat penyelamatan apik Jin-Hyeon, gawang Cerezo tetap aman. Mereka akhirnya sukses mencetak gol pertama yang diinginkan. Di menit 59, Maruhashi melepaskan umpan silang dari kaki kirinya ke sisi tendangan sudut sebelah kanan. Kimoto berhasil memanfaatkan bola liar setelah bola terpental ke udara akibat kemelut di depan gawang. Ia melepaskan tendangan voli dengan kaki kanannya, “bola mengambang di udara cukup lama untuk memberikan saya waktu berpikir, jadi saya memikirkan tendangan keras ke arah gawang,” kata pemain bernomor 15 tersebut. Bola masuk dalam gawang lawan persis di depan para suporter Cerezo. Kimoto, yang juga membongkar kebuntuan dalam laga melawan Yokohama F. Marinos di Levain Cup, sukses melakukannya lagi di laga J1 penting ini.

Ada serangan berbahaya dari lawan setelah gol ini, namun Cerezo berhasil mengantisipasinya dengan pertahanan keras dari seluruh tim, dan malah menambah gol kedua mereka. Kesempatan dibuat oleh pemain pengganti Mitsuru Maruoka yang masuk di menit 70. Maruoka sang pekerja keras merespon operan Yamaguchi, kemudian ia dijatuhkan dalam kotak penalti saat membidik ke arah gawang dan meraih tendangan penalti. Kakitani sukses mengeksekusinya dengan tenang. Gol yang ditunggu-tunggu pemain bernomor punggung 8 ini akhirnya memberikan tim keunggulan dua poin.

Cerezo juga mempertahankan konsentrasi pertahanan mereka sampai peluit akhir. Mereka merespon dengan baik pergantian formasi lawan dan membuat clean sheet. Di akhir laga, mereka mengalahkan Yokohama F. Marinos 2-0, dan sukses meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga resmi di kandang. Ini juga merupakan kemenangan beruntun pertama di liga dan membuat mereka duduk di posisi 8 dalam klasemen Liga J1.

Teams