J1 vs Gamba Osaka: Ulasan Pertandingan

Pertarungan sengit derby Osaka. Sugimoto mencetak dua gol, namun Cerezo kebobolan pada serangan terakhir yang membuat mereka hanya meraih satu poin.

‘Derby Osaka’ – setelah tiga tahun sejak kembali ke Liga J1, Cerezo menghadapi musuh bebuyutan mereka, Gamba Osaka. Laga ketujuh di J1 yang ditunggu-tunggu semua orang dihelat pada 16 April. Seluruh tiket sudah habis terjual sejak 12 April, jadi banyak suporter datang ke kendang Cerezo Osaka, Yanmar Stadium Nagai, dengan jumlah penonton 42.438 orang.

Laga ‘derby Osaka’ datang dengan momentum bagus bagi Cerezo yang menang dalam tiga laga secara beruntun, tanpa kalah dalam enam laga regular, dan meraih 11 poin yang sama dengan Gamba Osaka. Dengan momentum tersebut, ksatria merah jambu menekan Gamba sejak awal. Akan tetapi, mereka tidak mampu memanfaatkan kesempatan yang dimiliki. Babak pertama berakhir tanpa gol.

Di babak kedua, Cerezo terus menyerang melalui kesempatan dari Kenyu Sugimoto dan tandukan Souza. Ketika mereka gagal memanfaatkan peluang, Gamba berhasil mencuri gol yang mereka cari. Di menit 57, Cerezo memberikan Gamba gol pembuka dan ditekan balik.

Lalu manajer Yoon Jung-Hwan mencoba mengubah laga. Ia memasukkan Kiyotake ke dalam lapangan untuk menggantikan Sekiguchi di menit 68. Cerezo memulai serangan balik dengan sang pemain kunci yang mendapat dukungan keras dari suporter. Hanya membutuhkan tiga menit untuk mendapatkan gol yang ditunggu-tunggu. Sugimoto menerima operan dari Yusuke Maruhashi di sisi kiri, dan memutar badannya menuju ke gawang dekat kotak penalty. Ia dengan tenang melepaskan tembakan kaki kanan yang berbelok ke dalam gawang. Sang pemain nomor 9 yang berjanji “saya akan mencetak gol dalam laga ini”, menepati janjinya dan mengubah alur laga kembali ke Cerezo dengan golnya.

Tidak hanya itu, di menit 86, sang penyerang kembali mencatatkan namanya di papan skor. Pertama, Souza menyusuri sisi kiri dan melepaskan umpan silang ke depan gawang dengan kaki kanannya. Sugimoto berhasil memanfaatkannya dengan tandukan yang mengarah ke dalam gawang. Sang pemain yang menunjukkan perkembangan signifikan pada musim lalu, menunjukkan kemampuannya dalam derby Osaka. Laga ini juga menjadi comeback sukses pertama bagi tim di musim ini.

Laga harusnya berakhir dengan kemenangan Cerezo, namun ‘derby Osaka’ tidak semudah yang dibayangkan. Di menit 92, Gamba mendapatkan tendangan sudut yang berakhir dengan gol Shu Kurata. Laga akhirnya berakhir dengan skor imbang 2-2. Cerezo bermain secara dominan, bangkit setelah tertinggal terlebih dahulu dan bermain bagus sepanjang laga, jadi melepaskan kemenangan seperti ini di saat-saat akhir membuat para pemain sangat kecewa.

Teams